oleh

Gubernur Sumsel Herman Deru Peringkat 7 Besar Nasional

//Survei Median, 7 Besar Paling Tepat Menangani Covid-19 dari Ratusan Kepala Daerah: Gubernur/Bupati/Walikota se-Indonesia

//Herman Deru: Tidak Pernah Berpikir akan Disurvei, Fokus Selamatkan Rakyat dari Coronavirus Covid-19

PALEMBANG, Berita Rakyat Sumatera – Gubernur Sumatera Selatan, Herman Deru, merasa kaget adanya survei tentang kinerja ratusan Kepala Daerah se-Indonesia yang totalnya berjumlah 548 Kepala Daerah, terdiri dari 514 Bupati/Walikota dan 34 Gubernur  se-Indonesia, yang tengah berjibaku menangani wabah Coronavirus Covid-19. Walau mengapresiasi survei yang dilakukan oleh Median, namun Gubernur menyatakan hanya berfokus pada penanganan “perang” melawan Covid bersama Forkopimda dan Bupati/Walikota se-Sumatera Selatan, sebagaimana instruksi Presiden Joko Widodo.

Forkompimda Sumsel bersatu lawan Covid-19.

Seperti diketahui, berdasar hasil survei nasional Median, Gubernur Herman Deru berada pada posisi ke-7 Kepala Daerah yang dianggap Paling Tepat menangani Coronavirus Covid-19, dan lebih baik lagi berada pada urutan ke-5 Gubernur se-Indonesia. Bahkan, satu-satunya Gubernur Paling Tepat dan Tanggap di luar Pulau Jawa untuk 5 besar nasional.

“Kita fokus bekerja dengan cepat dan tepat atasi Covid-19 untuk menyelematkan rakyat. Terus terang saya kaget dan tidak tahu ada survei itu, malah saya baru tahu sekarang. Ya, kalaupun mendapat apresiasi, Alhamdulillah itu sebagai bonus. Tapi, kita tetap akan bekerja keras bersama-sama berjuang melawan Covid. Ada atau tidak ada survei, pasti tetap kita lakukan. Tapi, kita juga mengapresiasi kalaupun ada survei,” kata Herman Deru sambil tersenyum dibincangi Berita Rakyat Sumatera, di Griya Agung, Palembang.

Gubernur Sumsel, H. Herman Deru, dan Wakil Gubernur Sumsel, H. Mawardi Yahya diskusi serius menangani Covid-19 di Sumatera Selatan.

Menurut Deru, sejak awal Sumatera Selatan sudah menyatakan “perang” terhadap Covid-19. “Ketika instruksi Presiden menyatakan perang terhadap Covid-19, Sumsel langsung mengikuti instruksi Bapak Joko Widodo, sampai sekarang kita fokus dan konsisten melawan Covid-19 dengan menggerakkan semua kemampuan kita,” kata Deru berapi-api.

Untuk itu, lanjut mantan Bupati OKU Timur dua periode tersebut, tempat Karantina Provinsi sudah disiapkan di Wisma Atlet Jakabaring, untuk petugas medis kita siapkan Hotel Swarna Dwipa, bahkan untuk petugas pemakaman juga kita berikan APD dengan lengkap, dan masih banyak lagi yang sudah dilakukan untuk melawan Covid-19.

“Saya bersyukur dan terima kasih, karena semua jajaran mendukung, Forkompimda juga sangat mendukung. Terlebih stakeholder dan masyarakat Sumatera Selatan kompak memberikan dukungan dan bersama-sama kita melawan Covid-19. Semoga kita cepat berlalu dari wabah Covid-19 ini, kemudian kita bangkit lagi, dan Sumsel bisa lebih maju,” kata Herman Deru lantas tersenyum.

Herman Deru pun mengajak Bupati/Walikota se-Sumatera Selatan untuk bersama-sama melawan Covid-19. “Mari kita bersama-sama melawan Coronavirus Covid-19. Biarlah rakyat di rumah, kita tetap bekerja untuk rakyat di tengah wabah Covid-19. InsyaAllah apa yang kita lakukan ada manfaatnya bagi seluruh masyarakat di Kabupaten/Kota se-Sumatera Selatan,” kata Deru memberi imbauan.

Sementara itu, juru bicara Satgas Penanganan Covid-19 Provinsi Sumsel, Yusri, mengatakan Satgas Provinsi Sumsel selalu meng-update data Pasien Dalam Pengawasan (PDP), Orang Dalam Pemantauan (ODP), dan Orang Tanpa Gejala (OTG) se-Sumatera Selatan, dengan berkoordinasi kepada seluruh Satgas 17 Kabupaten/Kota se-Sumatera Selatan. “Koordinasi sangat cepat kami lakukan. Setiap ada perkembangan, semua Satgas langsung bergerak bersama-sama dan melakukan monitoring,” kata Yusri.

Juru bicara satgas Covid-19 Sumsel, Yusri.

Diberitakan sebelumnya seperti dikutip dari Detik, berdasarkan survei persepsi publik yang melibatkan responden secara acak se-Indonesia, Gubernur Sumsel berada pada urutan ke-7 secara nasional untuk semua kategori, dan bahkan berada pada urutan ke-5 untuk Gubernur se-Indonesia, setelah Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, dan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa. Gubernur Sumsel Herman Deru bahkan satu-satu Gubernur dari luar Pulau Jawa yang masuk urutan 5 besar secara nasional, padahal survei tersebut lebih banyak dilakukan di Pulau Jawa.

“Perlu diingat bahwa data ini adalah data persepsi atas kinerja. Jadi, faktor kinerja yang tidak berdiri sendiri, namun ada pula faktor ekspansi informasi atas kinerja,” kata Direktur Median, Rico Marbun, sebagaimana dilansir sebuah situs online.

Rico mengatakan, metode survei yang mereka lakukan ialah penelitian melibatkan 20.658 nomor telepon responden se-Indonesia. “Survei kami lakukan secara acak. Margin of error sekitar 3,46 persen. Pada penelitian ini mencapai 95 persen tingkat kepercayaannya,” kata Rico meyakinkan.(eddy/asm/ras/bbs)

Daftar Kepala Daerah Paling Tepat Menangani Coronavirus Covid-19 se-Indonesia :

1. Anies Baswedan (Gub Jakarta): 24,1%
2. Ganjar Pranowo (Gub Jateng): 9,6%
3. Ridwan Kamil (Gub Jabar): 8,9%
4. Khofifah Indar Parawansa (Gub Jatim): 8,0%
5. Tri Rismaharini (Wali Kota Surabaya): 3,7%
6. Dedy Yon Supriono (Wali Kota Tegal): 2,1%
7. Herman Deru (Gub Sumsel): 1,1%
8. Hendrar Prihadi (Wali Kota Semarang): 1,1%
9. Fachrori Umar (Gub Jambi): 1,1%
10. Zulkifli Mansyah (Gub NTB): 0,5%
11. Sulkarnain (Wali Kota Kendari): 0,5%
12. Tri Ahyar Abduh (Wali Kota Mataram): 0,5%
13. Rohidin Mersyah (Gub Bengkulu): 0,5%
14. Oded (Wali Kota Bandung): 0,5%
15. Nurdin Abdullah (Gub Sulsel): 0,5%
16. Lukas Enembe (Gub Papua): 0,5%
17. FX Rudyatmo (Wali Kota Solo): 0,5%
18. Erzaldi Rosman (Gub Babel): 0,5%
19. Edy Rahmayadi (Gub Sumut): 0,5%
20. Edi Darmansyah (Bup Kukar): 0,5%
21. Benhur Tomy Mano (Wali Kota Jayapura): 0,5%
22. Arinal Djunaidi (Gub Lampung): 0,5%
23. Tidak tahu/tidak jawab: 33,3%

Sumber: Lembaga Survei “Median”/Detik/Berita Rakyat Sumatera.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *