oleh

SURAT KEMATIAN EM PASIEN YANG BERSTATUS ODP DI PERTANYAKAN

PRABUMULIH, BeritaRakyatSumatera – Pasien berstatus ODP di Rawat Dua Hari di RSUD Kota Prabumulih di Pulangkan Kerumahnya Dua Hari Kemudian Meninggal Dunia dan Beredar Sebuah surat keterangan  berisi perihal kematian EM (44), warga Tanjung Menang, yang sempat berstatus orang dalam pemantauan (ODP) kini banyak beredar di media sosial. Surat keterangan bernomor 445/1537 itu dikeluarkan oleh RSUD Kota Prabumulih.

Surat tersebut berisi biodata EM serta diagnosa awal yakni Colid Abdomen dan Dipsnoe. Colid Abdonen adalah nyeri hebat pada perut yang sifatnya hilang timbul. Biasanya disebabkan oleh kontraksi otot, penyumbatan atau peradangan pada organ di dalam rongga perut seperti usus, rektum, kantung empedu, ginjal atau saluran kemih.

Sedangkan Dipsnoe mungkin maksudnya adalah dipsnea atau kesulitan bernafas. Biasanya penyakit ini disebabkan karena tidak terpenuhinya pasokan oksigen ke paru-paru yang mengakibatkan nafas menjadi cepat, pendek atau dangkal.

Surat tadi juga berisi informasi bahwa EM senpat dirawat di RSUD sejak 9 hingga 12 April. Dan di sebutkan juga bahwa EM berstatus orang dalam pemantauan (ODP) dan dipulangkan dalam keadaan sehat. Meski akhirnya Dua Hari kemudian takdir berkata lain Pasien Meninggal Dunia.

Terkait dengan di pulang kan nya Paisen tersebut mendapat berbagai tangapan dari elemen masyrakat di antara nya dari Indarto “Seharusnya pihak Rumah Sakit Umum Daerah Kota Prabumulih langsung membawa Pasien Tersebut karena mengingat status Pasien ODP bahkan sudah ada gejala yang menyertainya.”

Indarto  yang juga ketua Partai Berkarya Kota Prabumulih menambahkan untuk menetukan ODP ada dua hal yang pertama ada gejala yang menyerupai gejala patologis covid 19 seperti Pusing ,Flu,Sesak napas dan sebagiaan mengalami Diare dan yang kedua  adanya kontak langsung dengan pasien yang lebih dulu mengalami positif Korona,oleh karnanya saya sangat menyesalkan pihak Rumah Sakit justru mengantarkan Pasien Pulang Kerumah nya Bukan Dirujuk Kerumah Sakit Umum Palembang.

Sementara itu dr Happy Tedjo ketika di konfirmasih Via Whatsapp oleh beritarakyatsumatera.com dengan pertanyaan sebagai berikut: Pak dr.Apakah  Surat yang beredar di Medsos benar benar asli di keluarkan oleh RSUD Kota Prabumulih,Dan apabila benar Apakah semua Pasien yang selesai di Rawat di RSUD Kota Prabumulih di Berkan Surat Keterangan seperti itu,Terakhir apakah  Pasien EM yang Meninggal setelah Dua hari di pulangkan RSUD Dan di buat surat keterangan Pernyataan oleh RSUD Prabumulih  bahwa pasien sudah sehat, mengingat status nya ODP apakah sudah Tes COVID. Dan sampai Saat ini konfirmsi Wa beritarakyatsumatera.com. statusnya Terbaca Namun belum di Jawab. (eddy)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *