oleh

Walikota: Kaya-Miskin Dapat Sembako

Palembang, BeritaRakyatSumatera – Pembagian paket sembako dimasa perang melawan virus Corona acap kali menuai protes. Karena ada yang menerima ada pula yang tak kebagian. Namun kali ini hal itu tidak akan lagi terjadi. Baik kaya ataupun miskin semua akan mendapatkan sembako. Paket sembakonya berupa 20 kilo beras ditambah mie instant.

Tak ada pengecualian dalam pembagian sembako kali ini. Pemerintah kota menjamin seluruh warga akan menerima paket bantuan sembako. Ya terkecuali bagi mereka yang enggan atau menolak bantuan tersebut. Hanya ada satu syaraatnya, semua warga-tanpa terkecuali-harus tetap di rumah dan tak keluyuran.

Tapi tentu saja pembagian paket sembako ini bukan di kota atau kabupaten dalam wilayah sumatera selatan-ada bagus nya juga untuk ditiru oleh pemerinta kota atau kabupaten di wilayah sumatera selatan. kata aswin yang  saat ini menjabat ketua Rt di kota Prabumulih.

Pembagian paket sembako besar-besaran ini terjadi di Kota Bengkulu. Distribusi sembako dimulai sejak Jumat dan akan terus berlangsung hingga perang melawan corona selesai. Setidaknya itu yang dijanjikan Wali Kota Bengkulu Helmi Hasan, yang saya pantau melalui media elektronik maupun media cetak.

Aswin juga menambahkan “sebaiknya jangan mengunakan data PKH karna apabila itu dipakai akan menimbulkan kericuhan, dicontohkan oleh aswin kalau tadinya Warga ada pekerjaan karna Dampak Zona Merah ada yang tidak dapat bekerja lagi.”

“Maklum, jumlah paket sembako yang dibagikan masih kalah banyak dibandingkan dengan jumlah penerima. Walhasil, banyak pihak nya nantinya RT-RW dan lurah jadi sasaran kesalahan.” ujar Aswin.

Sementara itu Tokoh Masyarakat Agung Gatam, Yang juga pernah menjabat Anggota DPRD Provinsi Bengkulu, beritarakyatsumatera, mengklarifikasi apa yang sudah di pantau oleh Aswin.

Agung Gatam membenarkan bahkan Agung menerangkan Apa yang Sudah dilakukan oleh Pemerintah kota Bengkulu sangat baik, Dan Allhamdulilah Walikota kota Bengkulu memahami dengan baik tentang penyakit Virus Corona-19.

Walikota Bengkulu sadar benar bahwa penyakit ini mematikan, dan Dia berusaha Maksimal agar Rakyat tidak tertular. “Dari awal Pak Wali kami sudah mematuhi himbauan Presiden sehingga sampai sejauh ini masih di lakukan terus menerus himbauan agar masyarakt tidak berkumpul untuk memutus mata rantai virus covid-19.” ujar Agung.

Memang di kota Bengkulu tadinya ada 5 orang yang positif terpapar Virus Korona, Dari lima orang tersebut 1 orang meningal dunia, 1 sehat, dan 3 lainya masih di Rawat.

Tetapi Orang yang Terpapar virus tersebut adalah orang datangan, dari riwayat Perjalanan mereka di ketahui bahwa mereka dari daerah lain yang sudah ditetapkan  Zona Merah. ujar Agung kepada beritarakyatsumatera.com. (eddy/bbs)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

1 komentar