Lubukbasung, Berita Rakyat Sumatera – Kabupaten Agam, Sumatera Barat mendapatkan target peremajaan tanaman kelapa sawit seluas 1.000 hektare pada 2021 dari pemerintah pusat dalam meningkatkan produktifitas.
Kepala Bidang Perkebunan Dinas Pertanian Agam, Zul Efendi di Lubukbasung, Selasa, mengatakan target peremajaan itu untuk lahan perkebunan kelapa sawit milik warga Kecamatan Tanjungmutiara, Lubukbasung, Ampeknagari dan Palembayan.
“Kita telah menyiapkan lokasi dan lahan telah kita usulkan,” katanya.
Ia mengatakan, dana untuk program peremajaan itu Rp30 juta per hektare dan dana itu berasal dari Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS).
Sedangkan syarat mendapat program peremajaan berupa ada lahan kelapa sawit, usia pohon kelapa sawit lebih 25 tahun.
Selain itu produktifitas rendah dibawah 10 ton dengan usia menimal tujuh tahun, terjadi kegagalan bibit dan lainnya.
“Program ini untuk meningkatkan produktifitas sehingga ekonomi masyarakat meningkat,” katanya.
Ia menambahkan luas perkebunan pohon kelapa sawit milik masyarakat di Agam seluas 20.004 hektare.
Pada 2020, tambahnya Agam mendapatkan target peremajaan pohon kelapa sawit seluas 1.000 hektare dan realisasi hanya 315 hektare.
“Tidak tercapainya target itu akibat pandemi COVID-19,” katanya.
Sedangkan pada 2019 mendapatkan target seluas 2.240 hektare dan realisasi hanya 420 hektare. Pada target 2018 sebanyak 2.830 hektare dan belum ada realisasi karena program itu masih tahap sosialisasi. (mhn/bbs)







Komentar