Medan, Berita Rakyat Sumatera – Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Bobby Nasution mengajak seluruh kader Persatuan Pemuda Jawa (Pendawa) Indonesia untuk berani memberantas narkoba dengan mengamalkan slogan organisasi tersebut, “nek wani ojo wedi-wedi” (kalau berani, jangan takut-takut).
“Kalau sudah berada di jalan yang benar, meskipun ada rintangan, jangan pernah takut. Saya ajak Pendawa untuk berani melawan narkoba,” kata Bobby saat menghadiri Milad ke-26 Pendawa Indonesia di Kantor Gubernur Sumut, Minggu (14/9).
Ia menegaskan, peredaran narkoba merupakan persoalan serius di Sumatera Utara dan tidak bisa ditangani hanya oleh pemerintah. Dukungan masyarakat, termasuk ormas seperti Pendawa, sangat dibutuhkan untuk mewujudkan visi pembangunan daerah sekaligus mendukung Astacita Presiden RI menuju Indonesia Emas 2045.
Berdasarkan data Badan Narkotika Nasional (BNN), dari total penduduk Sumatera Utara sebanyak 15,78 juta jiwa, sekitar 10,49 persen atau 1,5 juta jiwa tercatat sebagai pengguna narkoba.
“Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri, perlu dukungan masyarakat. Pendawa bisa menjadi bagian penting dalam upaya ini,” ujar Bobby.
Pada kesempatan itu, Bobby juga menyampaikan selamat ulang tahun ke-26 untuk Pendawa Indonesia. Ia menyebut organisasi yang lahir di Kota Medan pada 9 September 1999 itu kini telah berkembang hingga ke tingkat nasional dan tersebar di 20 provinsi.
Sementara itu, pendiri sekaligus Ketua Umum Pengurus Besar Pendawa Indonesia, Ruslan, mengingatkan seluruh anggota agar terus menjaga kekompakan.
“Pendawa hadir untuk menjalin silaturahmi lintas suku. Jadi anggotanya bukan hanya orang Jawa, tetapi juga dari berbagai etnis lain, termasuk Tionghoa dan Papua,” tutur Ruslan.(mhn/bbs)







Komentar