oleh

Diduga Korupsi Rp.800 Miliar Lebih Untuk Pengadaan Alat Uji Coronavirus, Menkes Zimbabwe Ditahan

//Menteri Kesehatan Zimbabwe memberikan jaminan dalam kasus korupsi $ 60 juta

//Penangkapan Obadiah Moyo datang setelah klaim korupsi terkait kesepakatan untuk pengadaan alat uji coronavirus.

Palembang, Berita Rakyat Sumatera – Pengadilan Zimbabwe pada hari Sabtu merilis Menteri Kesehatan Obadiah Moyo dengan jaminan menyusul penangkapannya pada hari sebelumnya atas tuduhan korupsi terkait kesepakatan $ 60 juta untuk pengadaan COVID-19 test kit dan peralatan medis.

Duduk di Harare, hakim pengadilan memberikan jaminan Moyo untuk 50.000 dolar Zimbabwe ($ 2.000). Jaminan tidak ditentang oleh jaksa yang sedang menyelidiki tiga dakwaan, termasuk dakwaan “penyalahgunaan jabatan” yang dijatuhi hukuman maksimum 15 tahun.

Dalam kasus terbaru, ia dituduh mencoba memaksa departemen keuangan untuk membayar 15.000 alat uji virus corona yang ditahan di bandara.

Moyo ditangkap karena berurusan dengan Drax International LLC dan Drax Consult SAGL, perusahaan penuntut mengklaim bahwa kontrak diberikan secara ilegal oleh kementerian kesehatan tanpa proses tender yang kompetitif.

“Terdakwa bertindak bertentangan atau tidak konsisten dengan kewajiban fidusia,” kata hakim Munamato Mutevedzi.

“Tindakan terdakwa menunjukkan kebaikan pada Drax,” tambahnya.

Pekan lalu Delish Nguwaya, perwakilan lokal Drax International, ditangkap sebagai bagian dari penyelidikan yang sama.

Drax International, dengan kantor pusat di Uni Emirat Arab, membantah tuduhan itu.

“Sebagian besar artikel yang dipublikasikan di media adalah kepalsuan tentang Drax International LLC,” kata perusahaan itu dalam tanggapan melalui email kepada kantor berita Reuters.

“Barang-barang mengenai tanggap darurat COVID-19 … telah dikirimkan dan tidak ada pembayaran yang dilakukan oleh pihak berwenang di Zimbabwe,” tambahnya.

Moyo mengabaikan permintaan dinas intelijen Zimbabwe, yang melakukan uji tuntas pada kedua perusahaan, untuk menyerahkan kontrak, menurut lembar tuduhan yang dilihat oleh kantor berita Reuters.

Kontrak sejak itu telah dibatalkan oleh pemerintah Presiden Emmerson Mnangagwa.

Moyo, yang harus hadir di pengadilan lagi pada tanggal 31 Juli, adalah menteri kedua dalam kabinet Mnangagwa yang ditangkap atas tuduhan korupsi tingkat tinggi.

Juli lalu, mantan Menteri Pariwisata Prisca Mupfumira didakwa atas tuduhan korupsi yang menurut jaksa terkait dengan perannya sebelumnya sebagai menteri tenaga kerja yang mengawasi dana pensiun negara sebesar $ 1 miliar.

Skandal itu muncul ketika para profesional kesehatan termasuk perawat dan dokter di Zimbabwe mogok menuntut pembayaran gaji mereka dalam dolar AS. Mereka berpendapat bahwa inflasi yang sekarang di atas 750 persen dan erosi nilai mata uang lokal telah membuat pendapatan tidak berharga.

Sebagian besar pedagang mengenakan biaya untuk barang-barang mereka dalam dolar AS di negara Afrika selatan yang telah lama menghadapi keruntuhan ekonomi.

Para profesional kesehatan juga mengeluh tentang kurangnya alat pelindung yang memadai karena jumlah kasus virus korona meningkat.

Zimbabwe telah mencatat hampir 500 kasus virus, termasuk empat kematian. (mhn/bbs)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *